Pasar Imogiri Sebagai Pasar Batik Tradisional

Pasar Imogiri Sebagai Pasar Batik Tradisional

Nov 17, 2012

Pasar Imogiri berfungsi sebagai pusat batik tradisional di daerah Yogyakarta . Bahkan pada hari Sabtu dan Minggu atau hari libur diadakan pelatihan bagi orang-orang yang ingin belajar membatik. Ketua Yayasan Asa Perdana, Nurul Yuliaty Soewondo sebagai pemrakarsa mengatakan, tujuan dari Program Pasar Imogiri sebagai pusat batik tradisional adalah untuk mengembalikan keberadaan pasar sebagai pusat dari semua kegiatan, termasuk membeli dan menjual batik.

Batik merupakan salah satu sumber utama pendapatan daerah, namun karena gempa bumi yana terjadi pada 27 Mei 2006 produksi  batik sebagian besar telah berhenti. Jogja Heritage Society telah menyusun sebuah program untuk melanjutkan lukisan batik dan dengan cara berkontribusi terhadap pemulihan kehidupan ekonomi dan budaya di Imogiri. CER (Cultural Emergency Response) telah membantu dalam memulihkaan  produksi batik dan memberikan kontribusi kembali bagi pembangunan  sebuah museum ,  pasar untuk pameran dan penjualan produk batik.

Pasar Imogiri dulu dikenal sebagai daerah penghasil batik dengan pewarna alami,” katanya setelah pembukaan acara Pasar  Imogiri sebagai pusat batik tradisional, Kamis (22/10). Acara ini juga dihadiri oleh Senior Advisor Bupati Suarman SW SH MH, Kepala Kantor Pengelolaan Pasar Gatot Suteja SE. Program yang berjudul ‘Imogiri poenya cerita’ adalah gagasan dari Asa Pradana Foundation dan Masyarakat Pecinta Batik Nusantara Sekar Jagad. Setidaknya ada 50 batik yang terlibat dalam program ini. “Mereka diberikan bantuan bagaimana cara membatik. Selain itu, mereka juga mengajarkan motif batik panjang. Karena dalam desain Imogiri yang terkenal dan setiap keluarga masing-masing memiliki coraknya sendiri,” menuurut penjelasan Nurul Yulaty.

Batik tidak hanya terbatas pada kebendaanya tapi ada filosofinyanya, karena dalam sepotong batik mengandung banyak pesan dan makna. Bagi masyarakat atau wisatawan yang ingin belajar batik juga bisa datang ke pasar Imogiri, karena setiap hari Sabtu dan Minggu atau hari libur ada pengrajin batik di pasar “Nanti kita akan mengajarkan jika Anda ingin belajar membatik. Ini merupakan harapan kami bahwa setiap wanita harus bisa membatik. Karena dengan batik bisa menambah penghasilan keluarga  dalam setiap harinya, “katanya

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>